Jumat, 23 Januari 2015

catatan 5 bulan kebelakang



Yang terbaik bukan yang inginkan

April ketika sebuah ujian akhir telah terlaksana selesai dengan perang soal yang begitu rumit dilihat dan teka-teki ujian yang sangat misterius di setiap siswa bahwa ini hasil penentuan, bahwa inilah awal mimpi mewujudkannya, bahwa ini akhir dari peraturan sekolah yang di taati . selesai sudah bahwa skenario sekolah ini selesai .
pertengah bulan mei kami semua lulus dan sudah resmi jadi alumni, muhasabah akhir kami lakukan dengan khidmat dan tentram . semua hal di sekolah ini akan jadi kenangan saatnya berperang dengan jalan-jalan menuju keperguruan tinggi "gugam dalam hatiku"
snmptn adalah jembatan pertama yang memberikanku kesempatan masuk perguruan tinggi negeri, dengan begitu semangatnya aku pilih ptn yangku inginkan dengan program study yang diminat . hmmm 1 bulan aku menunggu keputusan dari seleksi itu . degedegan dihati, cemas , gelisah bercampur aduk dalam hati . mungkin ini bukan hanya aku yang merasakannya, tapi ribuan pelajar indonesia yang mengikuti ini akan merasakan seperti itu . dengan harapan semuanya bisa lulus dengan apa yang diharapkan mereka, tapi itu mustahil dengan berjuta-juta pelajar yang daftar dan para ptn hanya memberikan kuota beribu-ribu untuk pelajar . pasti akan banyak korban disini. ada depresi atau tak mau ikut seleksi lagi .
setelah masa snmptn dibuka, aku membuka secara perlahan karena internetnya saat itu lagi gak baik, dengan perasaan yang gembira, cemas, dan gelisah bercampur terus, akhirnya hasil snmptn itu terbuka, dengan perlahan, hati yang tenang dan pikiran yang positif dalam hasil itu dengan muncul warna garis merah yang agak besar dan bacaan "anda tidak lulus" . hmm sebentar aku menghepehepp, aku coba tuk ceriakan hati, memang sakit tapi apa daya inilah hasilnya, inilah hasil yang pernah kulakukan, totalitas inilah hasilnya, perasaan aku ingin menangis . hmmm sebentar terdiam .
jembatan pertama tak bisa aku lewati itu mungkin bukan yang terbaik bagiku . aku coba untuk menyembrang ke jembatan yang kedua dengan nama jembatan itu sbmptn, ini merupakan tes tulis yang membuatku untuk berpikir pintar dalam mengerjakan soal itu. dengan jangka waktu 1 bulan ke pelaksaan tes, aku terus cari info untuk berlatih dengan harapan aku bisa lulus sbmptn , eh ternyata dengan segala medan yang ku hadapi, berawal dari cari info tentang soal sbmptn gimana, nanya sama kaka-kaka yang lulusan sbmptn, berlatih soal dengan kaka-kaka yang sudah lulus sbmptn, cari tempat tesnya dimana, sampe aku pake gps untuk mencari tempat tesnya itu hehe gaya dikit . oh iya aku mengambil tempat tes di wilayah bandung tepat di cihampelas sman 2 pasundan . hmm hari H pun tiba , mulai mengerjakan dari jam 7.30 sampai dengan 14.30 dengan soal yang hampir 200 kurang dengan istirahat dengan 2 waktu . mengawali dengan bacaan bismillah dan dengan doa supaya bisa lulus sbmptn . Alhamdulillah selesai .
pukul 15.00 aku pulang dengan hati yang senang karena telah sukses mengikuti seleksi ini meskipun hasilnya belum aku ketahui apakah aku lulus atau tidak, yang pasti kesempatan ini adalah akhir dari perjuanganku dan bisa jadi mahasiswa ptn

dalam menunggu hasil sbmptn aku juga daftar ke pesantren media di depok dengan seleksi beasiswa D2 teknik informatika, ku baca persayaratn yang di posting di grup whatapps, ku baca dengan teliti sambil memikirkan persyaratan yang harus dikumpulkan sebelum tes tulis, setelah dipahami aku keluar untuk mencari persyaratan yang harus di kumpulkan.
Alhamdulillah dalam seminggu terkumpul persyaratan itu dengan rumitnya. Besoknya aku langsung berangkat ke depok dengan membawa map yang isinya persyaratan buat seleksi itu. Tengtong jam sore hari sampailah di depok . pengalaman pertama masuk ke kota depok yang sangat sumpek dengan kendaraan yang ada dimana membuat susah jalan dengan bebas, baeda banget dengan ciamis yang hanya sumpek jalanya ketika menjelang lebaran aja, apalagi kalo di bandingan dengan kampungku dicimaragas dehh belum pernha sumpek selalu longgar jalanya .
Karena belum tahu dengan alamat yang tertera harus kemana aku pergi, hmm bertanya kepada seorang supir angkot, kepada penghuni terminal kota depok, dan akhirnya ada yang tahu dan ditujukan ke arah alamat yang ku sebutkan .
Mencari angkutan yang menuju ke alamat itu akhir ditemukan dan 03 adalah angkot yang aku pilih, akhirnya di desa itu pun tiba, setelah menyakan ke warga ternyata dari sana untuk menuju pesantren itu harus menepuh 1 km . hemmmmmmmmm sebentar istirahat . hujanpun turun membasahi bajuku yang mulai kusut karena seharian berjuang hehe . untuk menempuh lebih cepat ketempat itu aku memutuskan untuk mencari ojeg kesananya .

Tibalah dipintu sekolah itu , toktok assalamualaikum, suaraku ucap salam ke arah pintu itu, suaru laki-laki muda dengan senyum lebar membalas salam sambil menghampiriku keluar . langsung tanpa basa-basi aku menyerahkan dokumen sebagai persyaratnku, ohehe iya sebelumnya aku dipersilahkan masuk untuk beristirahat dan ijin untuk shalat , eh penting gak sih kalo di ceritain .

1 bulan menjalani tes itu dengan 4 kali ke depok di setiap hari sabtu . dengan rasa senang dan hati gembira menjalani semua itu meskipun sangat melelahkan dan pada saat itu aku bertanya-tanya dalam hati, kapan ini th akhir seleksinya? Hasilnya kapan? Apakah bohongan, hmm tapiku buang semua prasangku dan ku ubah dengan hal positif .

Dan pada akhirnya lulus juga sebagai ornag 10 yang lulus seleksi itu, melihat kabar itu ku ucapkan Alhamdulillah karena sudah lulus seleksi dengan keraguan yang mendalam karena ada rasa dan perasaan yang gak enak saat lulus seleksi itu .
Hari pertama aku penuhi panggilan dari kampus itu, akhirnya seorang dari saudaraku menyuruhku untuk pulang dan jangan kuliah disana, tanpa banyak alasan aku pada jam 03.00 bersiap-siap untuk pulang ke kampung halaman, ya aku hanya tinggal disana 2 hari saja dengan hati yang sangat gelisah, dan kuyakini bahwa panggilan dari saudaraku adalah yang terbaik . ada sih sedih pada saat itu karena aku belum mendapatkan kampus untuk belajarku ke depan, dengan harap-harap cemas menunggu hasil sbmptn itu .
                                                                                                                      
Ternyata diakhir juli memang hal yang harusku terima dengan lapang dada dan sabar karena tak lulus lagi untuk masuk ptn yang diharapka.
Memang ptn bukan yang terbaik bagiku dan kota orang lain bukan dari bagianku untuk berjuang dalam masa depanku “gumamku dalam hati dan pikiran” .
Dan setelah kejadian itu tiba akhirnya kampus yang ada diciamis dan terbesar di ciamis yang aku pilih dengan mengambil program study pedidikan biologi.
Harus apa dan bagaimana lagi dari awal , setiap orang ketika aku menanyakan harus kuliah kemana, selalu saja ciamis jadi jawabannya, alasan mereka beragam. Ya memang setiap orang pasti tahu potensi dan kelebihanku, dan ini mungkin tanda mereka peduli dan sayang .
Saudaraku, setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda dengan keahlianya masing-masing dan perlu diketahui bahwa diri kita sendiri belum tentu tahu dengan potensi yang sebenarnya kita miliki, maka kita perlu bantuan orang lain untuk mengetahui tentang potensi kita . maka jangan pernah mengabaikan nasehat dari orang lain, karena orang lain lebih tahu tentang potensi yang kita miliki sebenarnya karena mereka bisa menilai dalam keseharian kita dan kita sendiri yang susah untuk merhatikan keseharian kita .

Dan teruslah berjuang untuk masa depanmu yang lebih baik dan janganlah engkau berputus asa dengan apa yang ada dihadapanmu, karena kesenangan awalnya adalah kesedihan dan perjuangan yang butuh pengorbanan, dan janganlah berpikir bahwa apa yang kita inginkan itulah yang terbaik bagi kita itulah yang akan menyenagkan bagi kita, saudaraku ternyata tidak seperti itu, karena Allohlah yang lebih tahu mana yang terbaik bagimu dan mana yang tidak baik bagimu, percayalah bahwa skenario yang Alloh berikan pada kita adalah yang paling indah dalam kehidupan kita dan janganlah kita menyesali apa yang telah Alloh putuskan dalam hidupmu karena Alloh berfirman dalam surat almaarij,”sabarlah dengan sabar yang baik” . ayat ini merupakan isyarat bagi kita bahwa kita harus bersabar dengan apa yang ada dihadapan kita dengan apa yang kita jalani .

Tapi denga seperti itu juga kalian jangan pernah menyerah sampai kapanpun untuk berjuang dan jangan berputus asa di tengah jalan, karena orang yang berputus asa akan dibenci tuhannya .

Tak disuka kadang hikmahnya banyak
            Tak disuka kadang hikmahnya banyak, ini mungkin yang menyadariku bahwa kegagalan masuk ptn dulu bukan berarti aku tak bisa eksis didunia luar, bukan berarti aku ketinggalan informasi, bukan berarti aku menjadi tak bisa berkarya, dan bukan berarti aku tak bisa sukses dan bermanfaat bagi orang lain. Namun saat inilah dikota yang sedikit keramaiannnya dan toko-tokonya pun tak banyak, terkelan dengan alun-alunnya yang bersih dan sedikit para pengemisnya meren . hehe . ya kota ciamis ehh kabupaten ciamis bukan kota. Disinilah aku mencari ilmu dari masa kecilku sampai saat ini aku kuliah univesitas galuh yang ada diciamis, membuka pikiranku sebagai aktivis yang tujuanku terarah dan mempunyai cita-cita peradaban islam . disinilah aku menjadi orang yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, disinilah aku menjadi orang panggilan yang siap mengemban amanah dakwah . dan di universitas galuh lah aku membuka lahan pekerjaan meskipun sekarang mulai pekerjaannya .
Mungkin kalo pada saat itu aku jadi dan di terima masuk ke ptn yang diinginkan tak akan seperti ini, mungkin disana aku memulai yang baru untuk aktivitas keseharianku, menjadi orang yang ingin dikenal orang lain memulai lagi dengan perkanalan yang akan panjang, ya memang study di ciamis tidaklah buruk apa yang mereka katakan, tidak ketinggalan apa yang merek sebutkan, dan tidak kalah kerennya juga apa yang mereka gengsikan, setiap kuliah sama mungkin punya ada gedung rektoratnya, ada gedung fakultas-fakultasnya.
Dan disetiap kulaih pasti ada rektornya, terus apa yang kalian masalahkan kalo kuliah didaerahmu sendiri? Mungkin iya beda dalam segi biaya di kota lain lebih murah bahkan akan geratis kalo dapat beasiswa, itupun kalo dapet .
Ya mungkin memang sebagaian orang akan mempermasalahkan dengan biaya ini itu yang berbeda dengan fasilitas yang berbeda dengan universitas . kalo itu yang dipermasalahkan boleh mungkin menjadi alasan kenapa engkau ingin pergi dari dearahmu untuk mencari ilmu yang tak memberatkanmu, tapi janganlah engkau memaksakan kehendak ketika engkau tak mendapatkannya terus karena tuhen yang maha kuasalah yang tau yang terbaik bagimu dan yang akan membiayaimu dengan perantara usahamu mesikpun engkau berhutang untuk mebiayai kuliahmu.
Itu mungkin yang sekarang juga aku rasakan dengan banyak hutang sana sini, mencari pekerjaan yang akan membiayaiku untuk terus berstudy di ciamia, dengan berbagai upaya aku juga berusaha, semua usaha dan bisnis telah aku coba, dan semuanya belum ada yang cocok dan pas sebagai mata pencaharianku didunia, tapi aku yakin dengan berprasangkan baik padaNya semua biaya akan terlunasi tepat pada waktunya karena bisa jadi saat ini Dia belum ngasih karena aku belum benar-benar butuh uangku, dan bisa jadi pula umurku masih panjang hidupku didunia.

Saudaraku, berprasangkalah baik kepadanya karena Dialah yang tahu dengan dirimu dan apa yang engkau butuhkan, dengan apa yang engkau harapkan untuk masa denpanmu, dan bisa jadi engkau tak mau tuhan melihatmu lelah untuk pergi dari daerahmu, atau bisa jadi rumahmulah yang terbaik bagimu, karena setiap keputusan ada sebabna, setiap yang hidup ada skenario naik dan turunya, karena hidup itu tak pernah datar, pasti ada saat-saat naiknya prestasi dan pasti ada saat-saat turunnya prestasi.
Maka dari semua itu janganlah terus memaksakan kehendak karena pada kahikatnya kita akan kembali padany dan dunia ini tak ternilai harganya kalo dibandingkan dengan akhirat disana, disana Alloh telah siapkan istana yang tebuat dari emas dan berlian, telah disiapkan kamar-kamar yang luas dan megah, dan disana pula sudah ada sungai-sungai yang mengalir dibawahnya.
Subhanalloh bangetkan, terus apalagi yang engkau ragukan dengan keputusan Dia? Dunia ini hanyalah jalan dan jembatan amal untuk kita bisa menyembrang ke akhirat dengan membawa amal yang akan menyelamatkan kita dari neraka dan memasukan kita ke surga.

Sudah terbuka belum hatinya hehe
Senyum dulu sebelum lanjut J
Nah gitu, cakepkan . mari lanjut.

Tak selamanya yang dibencimu bukan yang terbaik bagimu, tapi malah sebaliknya setiap yang dibenci menjadi hal yang sangat penting dikehidupanmu, menjadi sangat berharga dalam menjalani hidup ini.
Nikmatilah proses pengejaran mimpi dan cita-cita itu, dan terimalah dengan baik yang akan menjadi akhir proses itu, karena kita tak bisa menentukan akhir dari semua proses itu, kita hanya bisa berusaha dengan cara yang ada dalam pikiran kita dengan berbagai hal, dan serahkanlah semuanya padaNya untuk mengakhiri dan hasil dari proses itu , percayalah Dialah yang terbaik yang memberi keputusan bagimu .

Salam cinta dariku dan sukses di daerahmu sendiri .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar